Dalam eskalasi dramatis ketegangan geopolitik, Presiden Donald Trump telah memerintahkan blokade angkatan laut segera di Selat Hormuz, sebuah titik penting bagi pasokan minyak global. Pengumuman tersebut menyusul runtuhnya negosiasi AS-Iran, menurut laporan dari Forexlive dan CoinDesk.
Trump menyatakan bahwa Angkatan Laut Amerika Serikat akan mulai memblokade semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat, mengutip dugaan "pemerasan dunia" oleh Iran dan kegagalannya untuk mematuhi janji-janji mengenai keterbukaan jalur air tersebut. Ia lebih lanjut menegaskan bahwa kapal apa pun yang membayar "tol ilegal" kepada Iran tidak akan mendapatkan jalan yang aman dan bahwa AS akan mulai menghancurkan ranjau yang diduga ditempatkan oleh Iran. Retorika keras Presiden, yang disampaikan melalui media sosial, menandakan pergeseran signifikan dalam kebijakan AS terhadap Iran.
Dampak langsung terasa di pasar keuangan. Futures minyak mengalami lonjakan signifikan, naik 7% di platform Hyperliquid karena para pedagang memperhitungkan potensi gangguan pasokan minyak mentah. Kenaikan tajam ini membalikkan optimisme baru-baru ini yang telah menyebabkan penurunan harga minyak.
Sebaliknya, pasar mata uang kripto bereaksi dengan hati-hati. Bitcoin mengalami penurunan yang patut diperhatikan, jatuh di bawah angka $71.000. Pergerakan ini menunjukkan bahwa bahkan dunia aset digital yang bergejolak pun sensitif terhadap peristiwa geopolitik besar yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi global dan sentimen investor.
Bagi para pedagang yang ingin menavigasi pasar yang bergejolak ini, cashback.day menawarkan cara untuk mengurangi biaya perdagangan. Dengan memanfaatkan platform kami, Anda berpotensi mengurangi pengeluaran yang terkait dengan perdagangan futures minyak atau Bitcoin Anda, memungkinkan Anda mempertahankan lebih banyak modal Anda di lingkungan yang semakin tidak dapat diprediksi. Tetap terinformasi dan berdagang dengan cerdas dengan cashback.day.