Trader dan investor di ranah mata uang kripto selalu mencari sinyal yang mungkin menunjukkan pergerakan harga di masa depan. Perkembangan terbaru mengenai metrik 'total pasokan dalam profit' Bitcoin telah menarik perhatian banyak orang, berpotensi menunjuk pada fase akumulasi yang signifikan. Metrik ini, yang mengukur persentase pasokan Bitcoin yang beredar yang saat ini dipegang dengan keuntungan, baru-baru ini turun di bawah angka 50% pada bulan Februari.
Apa yang membuat ambang batas ini signifikan? Data historis yang dianalisis oleh Cointelegraph menunjukkan korelasi yang kuat antara metrik ini jatuh di bawah 50% dan aksi harga bullish Bitcoin selanjutnya. Di masa lalu, kejadian di mana kurang dari setengah pasokan yang beredar menghasilkan keuntungan telah mendahului reli Bitcoin yang luar biasa, dengan satu siklus yang patut dicatat melihat keuntungan hingga 655%.
Fenomena ini dapat diinterpretasikan sebagai periode di mana pasar sedang mencapai dasar atau memasuki fase konsolidasi. Ketika sebagian besar pemegang Bitcoin tidak dalam posisi untung, hal itu dapat menandakan sentimen pasar yang kurang antusias, yang berpotensi menyebabkan aksi jual panik oleh pihak yang lemah. Namun, bagi investor yang cerdik, ini bisa menjadi peluang utama untuk mengakumulasi BTC dengan harga yang relatif lebih rendah sebelum kenaikan signifikan berikutnya.
Bagi mereka yang ingin memanfaatkan peluang akumulasi potensial, mengelola biaya perdagangan menjadi yang terpenting. Di sinilah layanan seperti cashback.day berperan. Dengan menawarkan cashback pada perdagangan kripto Anda, kami membantu mengurangi biaya transaksi Anda secara keseluruhan, memungkinkan Anda mengalokasikan lebih banyak modal untuk investasi Anda. Baik Anda membeli Bitcoin selama fase akumulasi potensial ini atau memperdagangkan aset digital lainnya, memaksimalkan keuntungan Anda dengan meminimalkan biaya adalah strategi yang cerdas.
Meskipun kinerja masa lalu tidak pernah menjamin hasil di masa depan, konvergensi metrik pasokan dalam profit yang turun di bawah 50% dan pola historis tentu merupakan titik data yang patut dipantau dengan cermat. Ini menunjukkan bahwa kita mungkin berada di ambang fase akumulasi lain, yang, jika sejarah menjadi panduan, dapat menyebabkan keuntungan yang cukup besar bagi mereka yang memposisikan diri dengan bijak.